Symplexcamp's Corporation

Persembahan Hati Dari Jiwa Seorang Petualang

Menatap Kota Tulungagung di Tengah Malam

Banyak yang kurang tahu tentang kota tulungagung yang terpencil ini, kota yang terkenal dengan kerajinan marmer dan onix nya. Kota yang terkenal dengan seni lukis rokok alias “CETHE” yang hampir ada di warung kopi dipelosok penjuru kota tulungagung. Kota yang berada di pesisir selatan jawa timur ini juga menyimpan banyak pemandangan yang unik dan eksotis selain pantai dan hamparan pegunungan diselingi hamparan sawah yang begitu hijau. Tapi banyakkah yang tahu tempat yang bisa menikmati indahnya kota Tulungagung dimalam hari? Tentu saja banyak yang kurang tertarik dengan panorama malam kota tulungagung dari titik tertinggi dan terdekat dengan tulungagung. Siapa sangka kalau ternyata keindahan ini gak kalah menariknya dengan kota lain dimalam hari misalny melihat kota jogja dar patuk dimalam hari atau bahkan melihat eksotisme kota sekitar pegunungan dieng di jawa tengah.  Ato bahkan bagi yang sering melewatkan malam di kawasan puncak yang terkenal itu sisi kecil dari kota tulungagung juga tidak kalah menarik melihat tatapan cahaya bintang dan kerlap-kerlip kota kecil ini.

Indahnya tulungagung dimalam hari

Lokasi fit point itu berada di puncak Gunung Budeg hanya berjarak  5  km dari pusat kota, yaitu sebelah selatan kota tulungagung. Jarak relatif singkat ditempuh dengan kendaraan apapun. Namun begitu jangan harap kita bisa menikmati langsung pemandangan itu,butuh perjuangan untuk mendaki puncak tersebut sekitar 1 jam dari desa di lereng gunung budeg. Cukup menjanjikan untuk dapat menikmati dinginnya malam kota yang seakan mati suasana saat malam menjelang. Berbeda sekali dengan kota besar seakan tak henti terdengar raungan kendaraan. Desa terakhir yang dapat ditempuh adalah desa pojok yang berada di sebalah barat gunung yang terkenal dengan sebutan gunung joko budeg alisa gunung cikrak. Jalan setapak yang dilalui cukup membuat kita peluh dengan keringat, selain tanahnya sejenis tanah liat yang akan licin jika hujan, juga kita harus menyisir tebing 2 kali di tengah perjalanan dan sebelum puncak.

Jangan mengharap diatas akan banyak pepohonan karena gunung ini termasuk gunung yang gersang diwaktu kemarau, panas dan kering, tapi jika kita melihat kota dimalam hari akan disuguhi pemandangan yang sungguh bagus, kota dengan kerlap-kerlip lampu, tower yang menjulang dan bayangan gunung yang jauh disana yaitu wilis, bahkan bukit bolo yang terkenal dengan porstitusinya juga bisa kita lihat samar.  Diatas puncak ini sudah ada gubug dengan ukuran 4×2,5 meter cukup untuk berteduh terhadap terpaan hujan dan kabut.

kota tulungagung

Disaat mendaki malam haruslah sangat berhati-hati terhadap hewan yang cukup menyebalkan yaitu semut hitam yang besar2,sekali gigit bakalan sakit seharian. Banyak juga ular yang bersembunyi dibalik tebing bahkan batu2 disekitar gunung itu, jadi tetap waspada disaat malam. Diterangi rembulan, saat menatap langit yang cerah kita juga disuguhi jutaan bintang yang bertebaran tidak kalah dengan gemerlapnya lampu kota tulungagung.

Apalagi jika saat mendaki bukit ini diiringi lagu kesukaan kita misalkan Lagu tentang alam “Mahameru- Dewa 19” wuih berasa banget lantunan lagu yang sungguh mencerminkan perjuangan.

Mahameru
Artist: Dewa
Mendaki melintas bukit
Berjalan letih menahan menahan berat beban
Bertahan didalam dingin
Berselimut kabut `Ranu Kumbolo`

Menatap jalan setapak
Bertanya-tanya sampai kapankah berakhir
Mereguk nikmat coklat susu
Menjalin persahabatan dalam hangatnya tenda
Bersama sahabat mencari damai
Mengasah pribadi mengukir cinta

Mahameru berikan damainya
Didalam beku `Arcapada`
Mahameru sebuah legenda tersisa
Puncak abadi para dewa

Masihkah terbersit asa
Anak cucuku mencumbui pasirnya
Disana nyalimu teruji
Oleh ganas cengkraman hutan rimba
Bersama sahabat mencari damai
Mengasah pribadi mengukir cinta

Mahameru berikan damainya
Didalam beku `Arcapada`
Mahameru sebuah legenda tersisa
Puncak abadi para dewa

Bersama sahabat mencari damai
Mengasah pribadi mengukir cinta

Mahameru berikan damainya
Didalam beku `Arcapada`
Mahameru sebuah legenda tersisa
Puncak abadi para dewa

Mahameru berikan damainya
Didalam beku `Arcapada`
Mahameru sampaikan sejuk embun hati
Mahameru basahi jiwaku yang kering
Mahameru sadarkan angkuhnya manusia
Puncak abadi para dewa

Mungkin lagunya  melenceng banget dari topik indahnya gunung budeg, sungguh terlalu….he2x. Tapi apa boleh buat hanya lagu itu yang cocok buat para jiwa petualangan. Silahkan mencoba menikmati dunia malam kota Tulungagung dari gunung budeg yang menurutku eksotis sebagai alternatif melakukan kegiatan malam yang negatif misalkan clubing atau bahkan hanya sekedar “nyethe”. he2x

Jangan lupa kasih komentar ato hanya sekedar tinggalkan jejak ya…trimakasih sebanyak-banyaknya

27 Mei 2009 - Posted by | wisata

5 Komentar »

  1. […] lokasi fit point nya dengan artikel dengan sudut pandang kota tulungagung dimalam hari yang sudah saya tuliskan terlebih dahulu, begitu juga cara akses yang sama menuju puncak gunung […]

    Ping balik oleh Menikmati kota Tulungagung dan Sunrise dari Gunung Budeg di pagi Hari « Symplexcamp’s Corporation | 28 Mei 2009 | Balas

  2. Cukup menarik tulisannya

    Komentar oleh satuempat | 31 Mei 2009 | Balas

  3. Bagus banget dech,!memang kota tulungagung sedari dulu,sampai sekarang…dikenal dengan,: panorama keindahan alamnya,lihat saja sebelah selatan kota,kira-kira 25km..kita akan disuguhi indahnya,deburan ombak laut selatan,yg konon tmpt prsinggahan ,iya:pantai popoh..keindahan yg syarat dgn kemistisannya.dan,msh tetep dr kota tulungagung…yaitu kecantikan..dr para gadis-gadisnya!

    Komentar oleh Gondosuli | 29 November 2009 | Balas

  4. Sekedar meluruskan brow….Untuk akses desa terakhir bukan pojok. tapi Tanggung. karena kalau pojok kejauhan. dan lokasi pendakian juga dari Ds Tanggung tepatnya di Dsn Kendit. terimakasih.

    Komentar oleh Soen Arjy | 25 Maret 2015 | Balas

  5. sipp bagus mas. mampir ya http://miskandarz.blogspot.com/

    Komentar oleh Mohammad Iskandar Zulkarnain | 9 Agustus 2015 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: