Symplexcamp's Corporation

Persembahan Hati Dari Jiwa Seorang Petualang

Tunjukkan Kepedulian dengan Lingkungan Anak 11 tahun berusaha menaklukkan Merapi

Tumbuhkan Kecintaan Terhadap Alam dengan Mendaki Gunung

JOGJA– Setiap anak punya caranya sendiri untuk menunjukkan rasa pedulinya pada lingkungan. Begitu pula dengan Arga Savetiar Prasetya. Bocah 11 tahun ini punya hobi tidak main-main, mendaki gunung! Dengan cara itu, dia menumbuhkan kecintaan terhadap hutan dan alamnya.

Akhir pekan ini (7/3), Agra akan mendaki Puncak Garuda, gunung Merapi. Dia akan ditemani ayahnya, Rochmat Wibowo dan teman ayahnya yang sering dipanggilnya om, Tri Bisono. Di puncak itu, dia akan mengibarkan tiga bendera yaitu bendera Merah Putih, bendera sekolahnya SD Jetisharjo dan bendera Radar Jogja.
Saat berkunjung ke Radar Jogja kemarin (4/3), Arga sedikit batuk. “Tapi nanti kalau pas mendaki sudah sembuh kok,” tutur  bocah kelas lima SD ini. Ini bukan kali pertama Arga mendaki gunung, tapi ini adalah pendakian terjauhnya. “Kalau mendaki, dia sudah sering melakukan, tapi biasanya hanya sampai pos dua saja,” sambung Rochmat Wibowo, sang ayah.
Kecintaan Arga pada gunung bisa jadi menurun dari ayahnya. Bowo, begitu Rochmat Wibowo disapa, adalah pendaki gunung sejak SMA. “Kesukaan saya pada gunung mungkin baru berkurang setelah saya berkeluarga dan bekerja,” paparnya.
Bowo tidak memaksa Arga untuk menjadi seorang pendaki seperti dirinya. Tetapi dari kecil, Arga memang diperkenalkan pada seluk-beluk gunung. “Mungkin dari situ, lama-lama dia jadi suka. Sekarang dia selalu antusias bila diajak naik gunung,” ungkap Bowo bangga.
Arga, ayahnya dan omnya akan mulai bertolak ke Merapi Sabtu siang. Karena mempertimbangkan fisik Arga yang masih kecil, Bowo tidak mematok target cepat sampai ke puncak. “Kami menyesuaikan dia. Kasihan kalau fisknya dipaksa,” paparnya. Rencananya, mereka akan bermalam di pos Pasar Bubrah.
“Ini pendakian yang santai. Kami rencananya akan pulang tanggal 9 maret. Dua hari setelah mendaki,” tutur Tri Bisono. Tri mengaku paham kondisi Merapi akhir-akhir ini yang tidak bisa diprediksi. Tapi dia dan tim kecilnya optimistis pendakian ini lancar. “Berdo’a saja semoga semuanya lancar,” harapnya.
Dalam perjalanannya ke puncak, Arga membawa beberapa sticker bertuliskan Expedisi Merapi 2009, Save Our Forest yang akan dia bagikan kepada pendaki lain. Arga juga membuat surat pendek kepada teman-temannya.
Dalam suratnya, Arga mengajak teman-temannya merawat tanaman dan pohon-pohon. “Kita butuh pohon-pohon yang rindang. Karena itu, pemerintah jangan membiarkan hutan gundul  dan ditebangi sembarangan,” pinta Arga. (luf)

(dikutip dari radar jogja)

Ini ada foto perjalananku bertemu anak ini pas pendakian:

nampang lagi

Ini lho aku bertemu anaknya 11 tahun yang nampang di radar jogja pas sebelum pasar bubrah (tak salip deh dia)

Foto bareng

11 Maret 2009 - Posted by | Uncategorized |

2 Komentar »

  1. hebat salut deh sama anak kecil………..

    Komentar oleh satuempat | 31 Mei 2009 | Balas

  2. kerenzz…..

    Komentar oleh wildan | 30 Juni 2012 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: